Modul Panduan Penggunaan

Bank Sampah Kasih Jumilah RW 12 Cipinang Melayu

Dokumen ini merupakan panduan lengkap yang merangkum alur proses bisnis aplikasi bank sampah tingkat lanjut, rincian hak akses, serta inovasi fitur digitalisasi terbaru.

1. Alur Proses Bisnis Utama

Aplikasi dibangun untuk mendigitalisasi pengelolaan sampah dari hulu (edukasi warga) ke hilir (pencatatan finansial tabungan). Berikut adalah alur prosesnya:

  1. Edukasi, Harga, & Gamifikasi Publik (Tanpa Login)
    • Warga dapat mengakses halaman utama (Public Portal) untuk membaca panduan pemilahan sampah.
    • Melihat Harga Sampah Realtime yang telah ditetapkan oleh pengurus.
    • Memantau Papan Peringkat (Leaderboard) Gamifikasi untuk melihat "Top 3 RT Terbersih" dan "Top 5 Nasabah Teraktif" bulan ini, menciptakan iklim kompetisi kebersihan yang positif antar warga.
    • Melakukan Pelaporan Pelanggaran lingkungan (misal: buang sampah sembarangan) dengan menyertakan foto bukti. Laporan ini masuk ke antrean pengurus.
  2. Pendataan Warga & Master Data (Oleh Admin/RW)
    • Pengurus menetapkan master data: Data RT, Kategori Sampah, dan Harga per Kg.
    • Pengurus mendaftarkan warga ke dalam sistem agar warga memiliki "rekening" tabungan sampah.
    • Admin/Kader dapat menekan tombol Cetak Semua Kartu (A4) untuk memproduksi ratusan Kartu Nasabah Digital fisik (mengandung QR Code NIK) dalam waktu singkat.
  3. Operasional Setoran Sampah Cepat via Scanner QR (Oleh Petugas/Kader)
    • Warga datang membawa sampah dan menyodorkan Kartu Nasabah Digital (fisik atau dari layar HP).
    • Petugas menekan tombol "📷 Scan QR" di menu Transaksi untuk mendeteksi kartu warga lewat kamera, mempercepat proses pencarian nama.
    • Petugas memilah jenis sampah dan menginput berat timbangan. Sistem mengkalkulasi total harga secara otomatis.
  4. Metode Pembayaran & Saldo Tabungan (Fleksibel)
    • Saat menyimpan transaksi, Petugas memiliki 2 opsi metode pembayaran:
    • Simpan ke Tabungan: Uang tertahan di sistem (Tabungan Warga bertambah).
    • Bayar Tunai Langsung: Warga menerima uang tunai (cash) di tempat. Sistem dengan cerdas akan melakukan pendebitan otomatis di background agar neraca pembukuan RW tetap seimbang.
  5. Transparansi Otomatis: Cetak Struk & Notifikasi WhatsApp
    • Segera setelah transaksi tersimpan, halaman akan beralih ke Struk POS Thermal (58mm) yang siap diprint untuk dipegang warga.
    • Petugas dapat menekan tombol "Kirim Struk via WA". Aplikasi akan membuka WhatsApp dan menyusun otomatis detail rincian sampah, total dana, dan Saldo Tabungan Akhir, lalu mengirimkannya ke nomor WA Warga tanpa memakan biaya tambahan (gratis).
  6. Monitoring, Pencairan Dana, & Evaluasi (Oleh RT/RW/Admin)
    • Warga yang ingin mencairkan saldo tabungannya di kemudian hari dapat dilayani di posko menggunakan fitur Penarikan Dana.
    • Laporan pelanggaran publik diverifikasi dan ditindaklanjuti.
    • Ketua RT/RW dan Admin dapat Mencetak Laporan (transaksi, keuangan) secara komprehensif.
  7. Manajemen Penjualan ke Pengepul (Hilir)
    • Setelah sampah terakumulasi di gudang, Pengurus (RW/Admin) melakukan Penjualan ke Pengepul Besar.
    • Sistem mencatat harga jual vs harga beli warga secara otomatis untuk menghitung Profit / Laba Bank Sampah.
  8. Sistem Stok & Gudang Otomatis
    • Setiap setoran warga otomatis menambah Stok Gudang.
    • Setiap penjualan ke pengepul otomatis mengurangi stok. Pengurus dapat memantau sisa sampah yang ada di gudang secara real-time per jenis sampah.
  9. Buku Kas & Transparansi Keuangan RW
    • Seluruh aliran uang (pemasukan penjualan, pengeluaran operasional, insentif kader) dicatat dalam Buku Kas.
    • RW dapat melihat saldo kas dan laporan laba rugi bulanan untuk memastikan keberlanjutan ekonomi bank sampah.
  10. Digitalisasi Penjemputan & Broadcast WA
    • Warga dapat melakukan Request Jemput Sampah melalui akun masing-masing, memilih jadwal dan jenis sampah.
    • Admin dapat mengirimkan Broadcast WhatsApp secara massal untuk mengumumkan jadwal angkut rutin, update harga, atau undangan kerja bakti kepada seluruh warga.

2. Hak Akses & Cara Penggunaan per Role

Sistem membagi pengguna ke dalam 6 tingkatan (Roles) dengan otorisasi yang berbeda-beda untuk menjaga integritas data.

👑 Administrator (Admin)

Peran: Pengendali utama (Superuser).

  • Memastikan sistem berjalan lancar.
  • Mengelola akun staf lain (Fitur Tambah User Baru atau Aktifkan/Nonaktifkan Akun dari menu Manajemen User).
  • Mengakses seluruh menu, konfigurasi master data penuh, cetak seluruh variasi laporan, serta manajemen Buku Kas dan Broadcast WA.
🏢 Ketua RW

Peran: Pembuat kebijakan dan pengawas operasional.

  • Memantau widget Leaderboard RT Terbersih guna memberikan insentif/teguran bulanan.
  • Memantau atau mengupdate Harga Sampah jika ada fluktuasi harga dari pengepul.
  • Mengelola Laporan Pelanggaran untuk memantau komplain warga.
  • Mengelola Penjualan ke Pengepul, Stok Gudang, dan Buku Kas Keuangan.
🏘️ Ketua RT

Peran: Pengawas partisipasi warga di area lingkup rukun tetangganya.

  • Mengawasi Dashboard Leaderboard RT-nya.
  • Mengecek pendaftaran warga di Data Warga.
  • Memantau Laporan Pelanggaran di wilayah administrasinya.
🤝 Kader Lingkungan

Peran: Penggerak partisipasi warga dan staf pembantu di posko.

  • Fokus di menu Transaksi Bank Sampah.
  • Menggunakan fitur Scanner QR dari kamera laptop/HP.
  • Melayani warga yang ingin melakukan Penarikan Dana.
⚖️ Petugas Lapangan

Peran: Eksekutor teknis penimbangan di TPS atau posko.

  • Tugasnya sama dengan Kader, namun lebih terbatas.
  • Hanya dapat mengakses operasional harian: Transaksi, Penarikan Dana, Tabungan, dan Laporan Pelanggaran.
👤 Nasabah / Warga

Peran: Partisipan aktif bank sampah.

  • Portal Publik: Mengecek harga sampah, membaca edukasi, melapor pelanggaran, dan melihat papan peringkat.
  • Dashboard Internal (Login): Menyodorkan gambar raksasa Kartu Nasabah Digital (QR Code) di layar HP ke petugas posko. Memantau saldo Tabungan Warga, serta melakukan Request Jemput Sampah secara mandiri.
Praktik Terbaik Pengamanan Akun:
  • Hanya Admin yang boleh mengakses menu Manajemen User. Gunakan fitur Nonaktifkan akun (bukan Hapus) untuk petugas yang sudah tidak menjabat agar histori pencatatannya tidak rusak.
  • Selalu ingatkan petugas untuk menekan tombol Logout di pojok kanan atas setelah sesi operasional bank sampah ditutup pada hari itu, untuk menghindari penyalahgunaan komputer posko.